Cara Bobol ATM Menggunakan Fake Caller

Posted on
Rate this post

Cara membobol ATM dengan penelepon palsu

cara-bobol-atm

Jika anda penasaran bagaimana cara membobol ATM menggunakan penelepon palsu, anda bisa membaca artikel ini sampai habis agar anda paham.

Baca Juga: Solusi Lupa PIN ATM BRI

Memahami cara membobol ATM menggunakan penelepon palsu dapat membantu Anda lebih waspada terhadap pembobolan ATM, terutama menggunakan metode penelepon palsu.

Lalu bagaimana cara membobol ATM dengan penelepon palsu?

Tenang saja karena kali ini saya akan membahas cara membobol ATM menggunakan metode penelepon palsu.

Modus penipuan panggilan palsu ini telah terjadi berkali-kali dan berhasil mengelabui korban untuk menarik uang korban.

Di bawah ini adalah cara membobol ATM menggunakan metode penelepon palsu.

1. Hal pertama yang biasanya dilakukan pencuri adalah memanggil target yang ditipu untuk mengaku sebagai bank.

2. Nanti pencuri akan menanyakan beberapa informasi yang diperlukan, seperti: B. nomor CVV atau tanggal kadaluwarsa kartu.

3. Kemudian penyusup akan menanyakan kembali target tersebut, seperti “Apakah Anda baru saja melakukan transaksi komoditas atau semacamnya” padahal sebenarnya transaksi tersebut tidak pernah ada.

4. Nantinya, target pasti akan menghindar jika target tidak pernah melakukan transaksi yang disebutkan oleh si pencuri.

5. Kemudian target harus membatalkan transaksi tersebut untuk alasan keamanan. Ini biasanya membuat target percaya pada breaker.

6. Pada kesempatan ini, pencuri meminta kode OTP, yang biasanya dikirimkan ke target melalui SMS, dan target diminta untuk mengatakannya.

7. Langkah ini menentukan berhasil atau tidaknya pencuri, karena jika kode OTP yang dikirim disebutkan oleh target, pencuri dapat menggunakannya untuk transaksi.

8. Dari transaksi yang dilakukan oleh pencuri, mereka ditagih ke target yang ditipu.

Dengan cara ini, kita bisa belajar untuk lebih waspada, terutama kepada penelepon yang menyamar sebagai pegawai bank dan menanyakan detail kartu bank yang sensitif.

Jika penelepon mengaku dari bank dan meminta nomor CVV atau meminta kode OTP, Anda perlu curiga.

Korban yang berhasil ditipu biasanya panik karena mendengar alasan maling, seperti kartu ATM tidak aman atau semacamnya, dan akhirnya mengikuti petunjuk pelaku pembobolan.

Meski trik ini sudah diketahui banyak orang, sebenarnya masih ada saja orang yang menjadi korban pembobolan.

Hal ini membuktikan bahwa masih ada masyarakat yang tidak mengetahui sifat penipuan pembobolan ATM seperti yang tercantum di atas.

Baca Juga : Cara Hack ATM Menggunakan Metode Skimming

Semoga trik di atas bisa menjadi pengetahuan bagi Anda khususnya yang memiliki kartu ATM agar lebih waspada. Terima kasih banyak.

Sumber :