Jaringan Tumbuhan – Ciri-ciri, Fungsi, Struktur, Macam-macamnya

Posted on

Pahami jaringan tanaman

Yang dimaksud dengan jaringan tumbuhan adalah sel yang mempunyai tujuan yang sama yaitu menghasilkan energi pada tumbuhan. Berbeda dengan jaringan hewan, jaringan ini terdiri dari sel meristem, analog dari sel induk hewan.

Jaringan-Tumbuhan-Ciri-ciri,-Fungsi,-Struktur,-Macam-macamnya

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman belajar matematika dasar Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Jaringan tumbuhan adalah jaringan yang tersusun atas sel-sel yang memiliki kemampuan totipotensial berbeda dengan jaringan hewan. Artinya jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang dapat membelah, memanjang dan menentukan tanpa batas, sehingga organisme tumbuhan ini dapat diperbanyak dari kemampuan jaringannya secara vegetatif dengan memperhatikan kemampuan totipotensial tersebut. Tubuh tumbuhan juga terdiri dari sel. Sel-sel ini berkumpul membentuk jaringan, jaringan berkumpul membentuk organ, dan seterusnya hingga membentuk tubuh tumbuhan.

Menurut Dr. Yayan Sutrian yang artinya jaringan adalah setiap kelompok protoplas yang memiliki dinding atau merupakan kumpulan sel dengan bentuk dan fungsi yang sama. Dengan peringatan di atas, khususnya mengenai arti dari klausa “kumpulan sel dengan bentuk dan fungsi yang sama”, kita dapat mengetahui bahwa ada tumbuhan yang memiliki jaringan dan ada yang tidak. Pada tumbuhan yang uniseluler atau terdiri dari satu sel (bakteri) secara alamiah tidak memiliki jaringan, dan tumbuhan dengan tingkat perkembangan yang rendah juga tidak memiliki jaringan. Jaringan umumnya ditemukan pada tumbuhan yang sangat berkembang. Semakin tinggi tahap perkembangannya, semakin jelas pula diferensiasi di antara berbagai organ tumbuhan tersebut.

Dalam memahami kumpulan sel kita tidak boleh salah mengartikannya, apalagi tanaman yang memiliki banyak sel selalu diartikan sebagai jaringan. Pada tumbuhan alga tertentu (tumbuhan alga) misalnya tumbuhan ini terdiri dari banyak sel. Bagaimanapun, setiap sel masih aktif dalam semua proses hidupnya, sehingga hanya individu yang mengumpulkan atau dikatakan sekumpulan sel atau biasa disebut dengan koloni.

Jenis jaringan tanaman

Jaringan meristem merupakan jaringan yang terus membelah, dan jaringan ini relatif muda, sitoplasma nya penuh, mempunyai kapasitas totipotensial yang tinggi karena mampu membentuk jaringan lain berupa jaringan dewasa. Jaringan meristem dibedakan menjadi dua jenis, yaitu
Jaringan meristem primer

Sifat jaringan meristem primer

Jaringan meristem pada tumbuhan ini merupakan bagian organ yang paling muda.
merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio / tunas / kelembagaan
memiliki kemampuan untuk berbagi, memperluas dan membedakan, serta berspesialisasi dalam pembentukan jaringan yang matang.
Jaringan ini cenderung menghasilkan hormon auksin, sehingga membelah secara terus menerus dalam arah memanjang.
Posisi jaringan ini berada di ujung batang, ujung akar, yang kemudian disebut meristem apikal dan mengarah pada dominasi apikal.
Pertumbuhan jaringan meristem primer sering disebut sebagai pertumbuhan primer.
Jaringan meristem primer menghasilkan batang dan akar yang lebih panjang daripada lebar.

Dalam sistem terdapat jaringan yang selalu dibagi. Jaringan ini disebut juga jaringan meristem. Berdasarkan cara pembentukannya, jaringan meristem dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu:

Promeristem

Meristem primer
Meristem sekunder berasal dari meristem primer.

Bergantung pada lokasinya, meristem dapat dibagi menjadi:

Meristem apikal.

Meristem lateral, yaitu kambium vaskuler dan phelogen.
Meristem interkalar, yaitu pada ruas tumbuhan monokotil

Jaringan meristem sekunder

 

Sifat jaringan meristem sekunder

Jaringan meristem sekunder merupakan jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer dan melakukan pertahanan dan spesialisasi
adalah jaringan untuk orang dewasa, tetapi sekali lagi memiliki kemampuan totipotensial
Jaringan ini terletak di tengah-tengah organ untuk mencapai pembentukan jaringan yang berbeda dari sebelumnya
Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder.
Pertumbuhannya menuju ke arah pembesaran, yang menyebabkan peningkatan besar pada tubuh tanaman.
Contoh jaringan meristem sekunder adalah kambium.

 

  Lihat Juga : Soal dan pembahasan matematika dasar sbmptn