10 Cara Menanam Selada di Rumah, Bisa Ditaruh di Polybag

Posted on
Rate this post

Cara menanam selada yang baik dan benar serta manfaatnya

10 Cara Menanam Selada di Rumah, Bisa Ditaruh di Polybag

Selada merupakan tanaman sayuran yang biasa tumbuh di daerah beriklim sedang dan tropis. Penggunaan utamanya adalah untuk salad. Produksi selada dunia diperkirakan sekitar 3 juta ton, yang ditanam di lebih dari 300.000 ha lahan.
Nilai Gizi Dan Manfaat

Selada mengandung mineral, antara lain yodium, fosfor, zat besi, tembaga, kobalt, seng, kalsium, mangan, dan kalium, sehingga selada memiliki khasiat terbaik dalam menjaga keseimbangan tubuh. Kulit luar hijau adalah yang terbaik. Dimasak perlahan selama 15 menit adalah obat insomnia.

Menjaga kesehatan kulit
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Mata sehat
Mengatasi insomnia
jantung sehat
Baik untuk ibu hamil
Mencegah pengeroposan tulang
Membantu Menurunkan Berat Badan
Mengontrol gula darah
Melempar racun

Jenis Selada yang Dibudidayakan

capitata, selada kepala renyah (crisphead, iceberg) dan butterhead (kepala mentega)
longifolia, cos selada (romaine)
crispa, selada daun lepas
asparagin, selada batang

Cara Budidaya Selada Yang Baik Dan Benar
Cara Budidaya Selada

Pemilihan Bibit Selada Unggul

Sebelum Anda menanam selada, pastikan Anda sudah menentukan jenis selada yang Anda inginkan. Beberapa jenis selada adalah lollo verde, lollo rosso, selada gunung es (head lettuce), selada cos/romaine, selada Boston, radicchio dan butterhead. Setiap jenis selada memiliki tekstur dan rasa yang sedikit berbeda.

Untuk mendapatkan bibit selada, kita bisa mendapatkannya dari toko bibit terdekat atau petani setempat. Pastikan benih yang Anda pilih adalah benih yang berkualitas. Berawal dari bibit yang berkualitas, harapannya mendapatkan selada yang sehat dan berkualitas.

Persiapan Media Tanam

Setelah bibit selada sudah siap, langkah selanjutnya dari keenam cara tersebut adalah menanam selada dan perawatannya adalah menyiapkan media tanam. Media tanam yang dibutuhkan tentunya harus memenuhi syarat pertumbuhan selada untuk menunjang pertumbuhan tanaman selada. Berikut ini adalah media tanam yang perlu disediakan untuk menanam bibit selada.

Tanah gembur dan kaya nutrisi
Kompos
sekam padi
Pot atau polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawah
Ketuk atau semacam alat untuk mencampur tanah dan pupuk
dengan air secukupnya
Setelah semua alat dan bahan tersedia, maka proses penanaman selada bisa dilakukan.

Pembibitan Benih Selada

Lakukan penyemaian dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Campurkan tanah, sekam padi dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1:1.
Campurkan adonan secara merata menggunakan garpu atau alat sejenis.
Isi poly pot atau polybag bekas dengan campuran tanah, sekam padi dan pupuk kandang.
Buat lubang di tengahnya sedalam 2 cm.
Tempatkan dua biji selada atau biji selada pada lubang-lubang yang telah dibuat pada masing-masing pot atau polybag.
Tumpuk benih atau biji selada dengan campuran tanah dan pupuk.
Padatkan tanah dengan mengetuknya dengan lembut.
Siram dengan air secukupnya. Lakukan dengan lembut. Pastikan media persemaian tetap lembab.
Biji selada biasanya bertunas atau mulai berkecambah setelah 3 sampai 4 hari. Simpan benih secara teratur.
Biarkan benih tumbuh di persemaian sampai berumur 17 hari. Pada umur ini biasanya benih sudah memiliki 4 sampai 5 helai daun. Hal ini menandakan bahwa benih siap dipindahkan ke lahan atau media yang lebih permanen.

Pengolahan Lahan untuk Menanam Bibit Selada

Sebelum dipindahkan ke media tanam permanen, hal penting yang harus dilakukan adalah mengolah tanah tanam itu sendiri. Lahan yang ditanami perlu diberikan perlakuan tertentu agar produktivitas lahan meningkat. Berikut langkah-langkah mengolah tanah selada agar lebih subur dan siap tanam.

Sediakan lahan untuk penanaman bibit selada di lahan terbuka.
Sterilkan tanah dengan menyiangi atau menghilangkan gulma.
Membuat gelembung bumi.
Tanah dicangkul hingga kedalaman sekitar 10 cm. Anda bisa menyesuaikan ukuran biji selada.
Oleskan dan campurkan pupuk kandang atau kompos ke dalam tanah Anda.
Biarkan tanah Anda selama sekitar 2 hari.
Cangkul Tanah untuk melunakkan tanah dengan pupuk dan arang sekam.
Setelah lahan siap, langkah selanjutnya dalam menanam selada dan perawatannya adalah memindahkan bibit selada ke tanah yang lebih permanen.

Transfer Benih Selada

Pemindahan benih dapat dilakukan jika benih sudah siap tanam dan lahan sudah siap tanam. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam pemindahan bibit selada. Kuncinya adalah berhati-hati. Lakukan sesuai dengan langkah-langkah berikut.

Sumber :

Palembang.aliciaflorist.com