Pengertian Merger, Jenis, Tujuan, Contoh dan Menurut Ahli

Posted on

Definisi merger

pengertian-merger

Secara umum pengertian merger adalah proses penggabungan antara dua (dua) perusahaan yang salah satunya akan tetap bertahan dan juga menggunakan nama perusahaan, sedangkan perusahaan yang lain akan hilang dan seluruh asetnya akan dimasukkan ke dalam perusahaan. yang masih berdiri.

Pengertian merger ini adalah proses penggabungan dua atau lebih perusahaan menjadi satu perusahaan dimana perusahaan menggabungkan saham yang berupa aset dan non aset dari perusahaan hasil merger.

Penggabungan ini merupakan salah satu bentuk ekspansi eksternal suatu perusahaan melalui penggabungan dua atau lebih perusahaan, dimana hanya satu nama perusahaan yang dipertahankan, sedangkan perusahaan lainnya bubar tanpa likuidasi terlebih dahulu karena alasan hukum.

Penggabungan ini juga dapat diartikan sebagai penggabungan dari dua perusahaan menjadi satu perusahaan dimana perusahaan yang melakukan penggabungan mengambil alih seluruh aset dan kewajiban dari perusahaan penerima penggabungan.

Asosiasi menurut para ahli

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang merger ini, kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli, antara lain:

Menurut Zaki Baridwan (Hamid 1998)

Yang dimaksud dengan merger adalah proses perolehan saham oleh satu perusahaan terhadap perusahaan lain, dimana perusahaan yang akan diakuisisi bukan lagi perusahaan yang berdiri sendiri, tetapi telah menjadi bagian dari perusahaan yang diakuisisi.

Setelah Floyd A. Beams dan Amir Abadi Yusuf (2000)

Definisi merger adalah proses pengambilalihan perusahaan atas semua operasi unit bisnis lain di mana entitas yang diakuisisi dibubarkan.

Setelah Abdul Moin (2003)

Yang dimaksud dengan merger adalah merger antara dua atau lebih perusahaan yang setelah itu hanya satu perusahaan yang tetap berbadan hukum sedangkan yang lain berhenti beroperasi atau dibubarkan. Perusahaan yang dibubarkan mengalihkan aset dan kewajibannya kepada perusahaan yang mengakuisisi, sehingga perusahaan yang mengakuisisi melihat adanya peningkatan aset.

Setelah saya. Memukul

Pengertian merger adalah proses pengambilalihan yang dilakukan oleh satu perusahaan dari seluruh operasi unit bisnis lainnya dimana entitas yang diakuisisi dibubarkan.

Jenis Fusion

Secara umum terdapat 4 (empat) jenis penggabungan yaitu sebagai berikut:

Fusi horizontal

Pengertian merger horizontal ini merupakan proses merger yang menggabungkan dua atau lebih perusahaan dengan jenis usaha yang sama. Misalnya merger perusahaan antara bakery, merger antara perusahaan jasa keuangan, dan sebagainya.

Fusi vertikal

Pengertian merger vertikal adalah proses merger dimana beberapa perusahaan terafiliasi dipertemukan, misalnya dalam alur produksi yang berurutan. Misalnya perusahaan ban yang melebur dengan perusahaan mobil.

konglomerat

Pengertian konglomerat adalah proses merger yang mempertemukan beberapa perusahaan yang membuat produk yang tidak saling berkaitan. Misalnya, perusahaan makanan yang bergabung dengan perusahaan mobil. Tujuan konglomerasi ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan unit bisnis melalui pertukaran saham antar perusahaan yang dikonsolidasi.

Bukan penggabungan umum

Pengertian merger non generik adalah proses merger yang mempertemukan dua atau lebih perusahaan yang jenis usahanya masih terhubung namun memiliki produk yang berbeda. Misalnya, merger antara bank dan perusahaan keuangan.

Tujuan merger

Tujuan dari penggabungan ini adalah sebagai berikut:

Pertumbuhan atau diversifikasi.

Perusahaan dapat melakukan merger atau akuisisi ketika perusahaan ingin tumbuh lebih cepat baik dari segi ukuran, pasar saham, maupun diversifikasi bisnis.

Tingkatkan sarana.

Perusahaan yang ingin berekspansi secara internal pasti membutuhkan dana. Kebutuhan sumber daya keuangan dapat / dapat ditutup dengan ekspansi eksternal, yaitu dengan melakukan merger dengan perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi.

Ciptakan sinergi.

Salah satu tujuan penggabungan ini adalah untuk mencapai sinergi yaitu mencapai skala ekonomis. Sinergi ini terlihat ketika perusahaan melakukan merger dengan perusahaan yang memiliki jenis usaha yang sama karena dapat mengatur tenaga kerja dan fungsinya dengan lebih efisien.

Pertimbangan pajak.

Menghabiskan pajak ini dapat mengakibatkan kerugian bagi bisnis. Perusahaan yang mengalami rugi pajak dapat bergabung dengan perusahaan yang memperoleh laba untuk memanfaatkan rugi pajak tersebut. Dalam hal ini, perusahaan yang melakukan akuisisi meningkatkan gabungan laba setelah pajak dengan mengurangi laba sebelum pajak dari perusahaan yang diakuisisi.

Tingkatkan keterampilan perusahaan.

Sebuah bisnis dapat mengalami kesulitan untuk sukses karena kurangnya keterampilan dan teknologi manajemen. Untuk dapat mengatasi masalah tersebut, perusahaan dapat bermitra dengan perusahaan lain yang memiliki keahlian manajemen dan teknologi.

Lindungi diri Anda dari pengambilalihan.

Masing-masing perusahaan ini berpotensi menjadi target pengambilalihan yang tidak bersahabat. Pelaku merger mengakuisisi perusahaan lain dan membiayai pengambilalihannya dengan hutang, karena beban hutang perusahaan menjadi terlalu besar untuk ditanggung oleh perusahaan penawar yang berminat.

Tingkatkan likuiditas pemilik.

Perusahaan mana pun yang melakukan merger akan memiliki peluang untuk memiliki lebih banyak likuiditas. Jika perusahaan lebih besar, pasar saham juga akan lebih luas dan lebih mudah didapat, sehingga lebih likuid daripada perusahaan kecil.

Contoh perusahaan merger

Di bawah ini adalah beberapa contoh perusahaan Marger, diantaranya sebagai berikut:

  • Bank Mandiri Tbk, PT dengan perusahaan hasil merger
  • Bank Bumi Daya (BBD),
  • PT; Bank Ekspor Impor Indonesia (EXIM),
  • PT; Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo),
  • PT; Bank Dagang Negara (BDN), PT.
  • Bank CIMB Niaga Tbk, PT dengan perusahaan hasil merger, yaitu
  • Bank Lippo Tbk,
  • PT dan Bank CIMB Niaga Tbk,
  • Bank Permata Tbk, PT antara lain dengan perusahaan hasil merger
  • Bank Bali Tbk,
  • PT; Bank Universal Tbk,
  • PT; Bank Prima Express,
  • PT; Artha Media Bank,
  • PT; Patriot Bank, PT

Demikian penjelasan pengertian merger, jenis, tujuan, contoh dan ahli, semoga yang dijelaskan dapat bermanfaat bagi anda.

Sumber :