Pengertian Toleransi Menurut Ahli, Tujuan dan Manfaat

Posted on

Definisi toleransi

Secara bahasa, toleransi berasal dari bahasa latin yaitu tolerare yang artinya sabar, menahan atau membiarkan sesuatu terjadi. Sedangkan toleransi menurut istilah adalah sikap saling menghargai antar sesama manusia sesuai norma yang berlaku.

 

Pengertian-Toleransi-Menurut-Ahli,-Tujuan-dan-Manfaat

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://officialjimbreuer.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Selain itu, toleransi juga berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk bersabar dan tidak berselisih dengan sesuatu.

Pengertian Toleransi Menurut para ahli

1. Friedrich Heiler

Friedrich Heiler mengartikan toleransi sebagai sikap mengakui pluralitas agama. Dan hargai semua orang yang menganut agama ini. Healer mengatakan bahwa setiap agama berhak menerima perlakuan yang sama dari setiap orang.

2. Michael Wazler

Menurut Michael Wazler, toleransi merupakan sikap yang harus ada dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Max Isaac Dimont

Toleransi menurut Max Isaac Dimont adalah sikap yang mengakui perdamaian dan tidak menyimpang dari norma yang berlaku. Selain itu, toleransi juga diartikan sebagai sikap menghargai atau menghargai segala tindakan orang lain.

4. J. S. poerwadarminta

J. S. poerwadarminta mengartikan toleransi sebagai sikap mengijinkan pendapat lain. Karena toleransi sangat dihargai demi menghargai pendapat orang lain.

5. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pengertian toleransi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah perilaku atau sikap toleran. Selain itu, toleransi juga diartikan sebagai penyimpangan yang dapat diterima dalam pengukuran pekerjaan.

Tujuan dan manfaat toleransi

Sekarang setelah beberapa ahli mengetahui definisi toleransi, penting juga untuk mengetahui tujuan dari toleransi itu sendiri. Karena pada dasarnya tujuan dari toleransi adalah untuk menciptakan suasana yang harmonis dalam masyarakat yang majemuk.

Jika setiap orang memiliki sikap toleransi, kehidupan yang lebih baik akan dengan mudah tercipta. Meskipun ada perbedaan agama, ras, suku dan kelompok dalam masyarakat atau kelas. Tujuan toleransi tidak lepas dari pengertian. Nah, mengacu pada definisi yang dibahas di atas

Berikut manfaat toleransi:

1. Meningkatkan rasa persaudaraan

Sikap toleransi dalam diri seseorang dapat meningkatkan rasa persaudaraan. Dengan toleransi ini, dia bisa mengembangkan kasih sayang. Karena itu, perasaan persaudaraan akan semakin besar di antara sesama manusia. Masyarakat pada umumnya akan terhindar dari perpecahan bila tertanam karakter toleransi seseorang.

2. Meningkatkan rasa nasionalisme

Rasa nasionalisme pada diri seseorang bersumber dari sikap positif dan toleransi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang akan semakin mencintai tanah airnya ketika semua orang menyadari dan menerima bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk.

3. Tingkatkan kekuatan dalam iman

Ada banyak sekali bentuk kepercayaan, salah satunya adalah menghormati agama lain. Biasanya, orang yang beriman kuat pasti bisa berhubungan dengan orang lain yang berbeda budaya dan kepercayaan

4. Mempermudah untuk mencapai kata konsensus

Manfaat lain dari bersikap toleran adalah lebih mudah mencapai konsensus selama musyawarah. Karena sikap toleransi ini sangat menghargai dan menghargai perbedaan pendapat dari orang lain. Tentunya, jika tidak ada rasa toleransi dalam pertimbangan apapun, akan sulit untuk mencapai konsensus.

5. Memfasilitasi pembangunan pemerintah

Manfaat lain dari toleransi adalah dapat membantu negara berkembang. Jika orang berpikir bahwa perbedaan adalah masalah di dalam negara, maka itu salah.

Karena ada perbedaan mendasar, justru membuat suatu negara semakin kuat. Oleh karena itu diperlukan sikap toleransi yang tinggi.

Sifat pemeliharaan toleransi

  • Seseorang yang memiliki toleransi yang tinggi tentunya dapat menghormati dan menghormati orang lain, walaupun berbeda agama, suku dan ras.
  • Seseorang yang memiliki toleransi pasti akan dengan mudah menghargai pendapat orang lain yang berbeda.
  • Sikap toleransi dijaga tanpa memandang agama, suku, atau ras untuk berbuat baik.
  • Sikap toleransi yaitu senantiasa memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya. Lebih jauh, meski berbeda keyakinan, ciri-ciri toleransi bukanlah bullying.
  • Ciri terakhir dari toleransi adalah setiap orang memiliki kesempatan yang sama tanpa memandang perbedaan agama.

Contoh pengaturan toleransi

  • Menghormati dan menghormati hak dan kewajiban orang lain dengan memberikan hak kepada semua umat beragama untuk menjalankan kegiatan keagamaannya.
  • Berpartisipasi dalam menjaga perdamaian di masyarakat dengan menghormati pendapat orang lain untuk mencegah perselisihan.
  • Membantu diri Anda sendiri sebagai makhluk sosial dan sesama manusia tanpa membeda-bedakan agama, ras atau suku.
  • Dalam kehidupan bermasyarakat, sangat penting untuk selalu menghormati dan menghormati aktivitas umat yang berbeda agama agar tidak timbul konflik.

Lihat Juga: Call Center BPJS